Selasa, 17 Desember 2013

Wacana Pers Mahasiswa

Oleh Imam Rahmad B
(Disampaikan pada PAB LPM Al- Millah STAIN Ponorogo 2013)

Pers adalah dunia yang sangat erat kaitannya dengan media. Pers secara umum berarti media jurnalistik yang berfungsi sebagai media komunikatif dan berperan dalam ranah publik. Sebagaimana sistem fungsionalnya, media menjadi sarana pemberi dan penghantar pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran pembacanya. Sedangkan pers lebih kepada ruang yang meliputi unsur-unsur media dan dunia jurnalistik itu sendiri. Media di suatu tatanan masyarakat memegang kuasa yang kuat. Bahkan untuk ukuran negara, media dapat dibilang sebagai pilar keempat dari demokrasi karena media bertugas untuk menyebarkan informasi, termasuk menciptakan wacana ke masyarakat. 

Pentingnya Memahamkan Teknologi Pada Anak Sejak Dini


           
Saat ini dunia informasi, pengetahuan, dan teknologi  (IPTEK) berkembang secara pesat. Seolah tak mengenal waktu IPTEK terus berkiprah di lini kehidupan masyarakat  terutama adalah teknologi. Jika jaman dahulu barang elektronik seperti handphone, komputer, laptop, hanya dimiliki oleh kalangan tertentu saja, namun kini anak-anak sampai orang tua memiliki barang elektronik tersebut. Terlebih kini sedang maraknya barang elektronik seperti, gadget, Blackberry, Android, dan sebagainya.

Metode Berpikir Kritis

Oleh Bapak Iswahyudi
(Disampaikan pada PAB LPM Al- Millah STAIN Ponorogo 2013)

            Sebelum menjelaskan apakah metode berfikir kritis itu, kita harus tahu makna dibalik ketiga kata tersebut, karena metode berpikir kritis itu sangat penting bagi setiap orang terutama anggota pers mahasiswa.
Pertama adalah Metode. Metode adalah cara atau langkah-langkah yang dilakukan seseorang dalam mencapai tujuan. Berbeda metode, sudah pasti berbeda cara kerja dan juga berbeda hasilnya. Kedua adalah berpikir.

Metode Penggalian Data

Oleh Muhammad Arifin
(Disampaikan pada PAB LPM Al- Millah STAIN Ponorogo 2013)

            Dalam membuat berita, data menepati posisi penting karena melalui data peristiwa/fakta dapat dilaporkan. Data merupakan rekaman dari suatu peristiwa dan jurnalis menyajikan konstruksi dari peristiwa/fakta tersebut yang disusun dari berbagai data. Ada beberapa cara untuk penggalian data tersebut. Pertama, melalui pengamatan langsung penulis (observasi) untuk mendapatkan data tentang kejadian. Kedua, melakukan wawancara terhadap seseorang yang terlibat langsung dalam suatu kejadian.