Minggu, 27 Mei 2018

About My Personal Library

             Salam literasi!
Setelah sekian minggu mencari ide untuk materi di blog dan tak kunjung datang, akhirnya setelah bersih-bersih rak buku aku menemukan ide yang semoga berfaedah. So, kali ini aku akan bahas soal koleksi buku-buku yang aku punya.
Ada yang suka sama buku? Gak harus baca sih, hehe. Setidaknya tau judulnya atau koleksi aja. Hehe Kalau suka, berarti kita jodoh. (Eaa…Peace). Okay, kembali ke topik utama.

Tak ku sangka koleksi bukuku per hari ini sudah hampir 200 buku. Sebenarnya lebih dari itu, karena beberapa tahun terakhir aku memberikan bukuku ke teman-teman, sekolahan, dan taman baca. Belum lagi buku yang di jual di rosokan. Hehe. (Em, berarti lumayan banyak juga yak). Buku yang aku maksud disini bermacam-macam lho ya, ada buku sekolah, novel, majalah sekolah, majalah, kamus, dan lain sebagainya. Dan sebenarnya, buku yang aku punya ini, tidak murni aku beli sendiri. Beberapa adalah hasil giveaway via sosmed, minta buku via website dari luar negeri dan dalam negeri, kado ulang tahun, hadiah sebelum aku operasi, di kasih orang, dan sampai-sampai minta buku ke orang. hehe (itu sih karena penulisnya memang sedang bagi-bagi buku ya, hehe).  Nah, untuk cara-cara mendapatkan buku gratis via internet akan aku tuliskan di artikel tersendiri ya. So, tetep intip-intip blog aku ini.
Pada waktu masih menuntut ilmu di lembaga pendidikan, aku selalu mewajibkan diri untuk membeli buku tiap bulan. Dan selalu datang dan beli buku ketika ada bazaar buku atau diskon khusus di toko buku. Maklumlah, masih kantong pelajar jadi harus pandai-pandai berburu diskon. (Hehe) Akan tetapi, semakin ke sini aku sudah tidak mewajibkan diri karena memang ada kebutuhan diri yang lebih penting, meskipun buku penting juga sih serta koleksi buku yang semakin banyak tetapi tidak mempunyai rak buku. Akhirnya, hanya membeli buku ketika benar-benar butuh.
Kenapa gak searching di internet aja sih?
Alasannya karena sumber di internet itu kadang tidak qualified. Takut kena hoax. Selain itu kadang penjelasan di internet tidak lengkap. Jadi, lebih baik aku membeli bukunya langsung. Alasan lainnya sih, ingin main ke toko buku juga. hehe

          Kenapa gak download ebook/PDF nya saja di internet?
Hmmm, aku tidak terlalu suka baca ebook kecuali terpaksa karena kalau baca ebook itu, mata harus selalu fokus ke layar dan aku tidak betah kalau suruh lama-lama karena mataku ini sudah minus, tulisannya pun juga kecil-kecil, duh, tambah ribet, ditambah lagi tidak bisa menghirup aroma buku baru yang khas itu. Hmmm, jadi lebih baik aku beli bukunya langsung. Lebih enak dan nyaman.
 
       Ada banyak hal jika berbicara soal suka dan duka merawat buku koleksiku ini. Dukanya mulai dari, tidak punya rak buku, selalu kena debu, ada buku yang terlipat dan sobek, buku yang mulai menguning karena factor alam dan usia, sampai ada yang pinjam tapi belum dikembalikan. Tapi dibalik itu semua aku bersyukur sekali karena aku masih memiliki koleksi buku yang cukup banyak, karena banyak diluar sana yang tidak punya buku bahkan untuk membeli atau meminjampun susah. Selain itu, Alhamdulillah sebagian besar buku yang aku punya sudah ku labeli dan tersampul rapi. Jadi, hal ini sangat memudahkan diri untuk pendataan koleksi tiap kali ingin mengecek.
Ketika menatap koleksi bukuku, ada beberapa impian yang sampai saat ini masih dalam angan. Tak lelah untuk selalu berharap semoga suatu saat nanti impian itu bisa terwujud. Izinkan aku menyampaikan mimpi ini semoga beberapa dari kalian bisa mewujudkannya. Antara lain, mendirikan taman baca, kegiatan minggu membaca untuk anak-anak di desa, perpustakaan pribadi untuk semua kalangan, dan bisa donasi buku tiap bulannya.
Dan terakhir ingin kusampaikan pesan ini untuk diriku sendiri juga untuk pembaca, marilah budayakan membaca. Semoga Indonesia semakin merdeka. Merdeka dari tuna aksara dan dileksia. Merdeka!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar